Minggu

Cara Desain Kamar yang Bagus

Gambar Kamar Tidur Minimalis - Mungkin kita jenuh dengan penampilan kamar tidur yang sangat biasa, atau bosan dengan penampilan kamar tidur kita yang sudah lama tidak diubah. Rasa bosan dan jenuh terkadang membuat diri kita menjadi tidak nyaman, hal inilah yang akhirnya membuat kita sulit untuk beristirahat dan memejamkan mata, rasa ketidaknyamanan memang akan sangat mengganggu, karena itu tidak ada salahnya kita mendekorasi ruang dan tempat tidur kita.

Mendesain kamar tidur, khususnya tempat tidur. Mungkin kita bisa terlebih dahulu mengubahnya lewat tampilan warnanya. Jika kita suka banyak warna di kamar, kita bisa gunakan selimut bermotif bunga warna-warni dan bantal yang cocok. Sebuah foto bunga mewarnai dinding kamar dan sprei terang bisa menjadi kombinasi yang indah. Kamar Tidur Hello Kitty

Bila kita menyukai warna yang cerah dan lebih mengInginkan warna yang lebih cerah, kita bisa gunakan sprei katun pada kasur dengan bantal putih lembut atau bantal sutra warna-warni. Sebuah lukisan sederhana pada dinding putih, lampu meja di dua sisi tempat tidur akan menghidupkan suasana. Kamar Tidur Minimalis

Namun bila menginginkan suasana romantis, gunakan warna kuning atau cokelat, pada sprei dan bantal. Tambahkan pot bunga dari tanah liat diisi kelopak bunga dan lilin akan memesona di malam hari. Dan bila senang dengan tempat tidur yang dibuat dari bahan logam, kita dapat memberikan tampilan dengan menggunakan sprei berbordir. Tambahkan foto tua berbingkai. Aksen garis-garis juga banyak diminati, maka tidak ada salahnya gunakan sprei dengan motif garis-garis. Desain Kamar Tidur Hello Kitty

Setting rumahnya begitu minimalis dan di saat yang sama juga mewah. Itulah yang terbesit di benak saat pertama kali melihat teaser SUPERNOVA yang dirilis Soraya Intercine Film lewat akun Twitter resminya tempo hari. Belum jelas apakah itu rumah dari tokoh bernama Ferre (Herjunot Ali) atau Diva (Paula Verhoeven) yang memang bertetangga dalam kisahnya. Yang pasti rumah tersebut pas menggambarkan kehidupan pengusaha muda kaya atau seorang supermodel yang sedang berjaya.

Bukan perkara mudah bagi tim produksi dalam memilih bangunan/rumah yang pantas untuk dijadikan setting dalam cerita. Mereka harus memperhitungkan konteks cerita secara mendalam dalam menentukan rumah mana yang akan dipakai. Hal semacam ini agaknya tak terlalu diperhatikan oleh para penonton. Padahal kalau diamati lebih lagi, tiap rumah yang dipilih dalam sebuah film punya ciri khas masing-masing. Dan itu erat kaitannya dengan jalan ceritanya.

Memang tak semua film dengan cermat memperhatikan pemilihan rumah ini. Hanya ada beberapa film yang dalam pengamatan KapanLagi secara pas menyandingkan setting rumahnya dengan cerita yang diusung filmnya. Mau tahu film apa saja yang seperti itu? Kita daftar satu per satu.

Remake BADAI PASTI BERLALU (2007) berada di puncak daftar karena kepiawaian Teddy Soeriaatmadja dalam memilih setting rumahnya. Terlepas dari filmnya yang dinilai tidak sedramatis film aslinya, film ini menohok di bagian awal lewat setting rumahnya. Yup, kalau kamu pernah menonton filmnya, pasti masih terngiang betapa indahnya cottage yang terletak di tebing yang berbatasan langsung dengan pantai di Bali tersebut. Birunya langit, putihnya pasir, dan juga desain minimalis cottagenya berpadu pas menjadikan cottage ini jadi cottage idaman.

Pantas bila tokoh Siska (Raihaanun) betah tinggal di sana untuk menyepi setelah diputus tunangannya. Bukan keindahannya saja yang kami sorot, tapi pemilihan lokasi cottagenya yang begitu 'terpencil' lah yang menarik perhatian. Ini begitu pas menggambarkan kondisi batin sang tokoh yang memang sedang tak ingin berhubungan dengan para pria. Bahkan dalam beberapa adegan, Siska memang tak ingin berinteraksi dengan siapa pun. Ia memilih untuk menghabiskan waktu sendirian membaca novel dalam cottagenya yang indah tersebut.

BADAI PASTI BERLALU bisa saja memilih setting rumah yang lain di pinggir pantai tapi cottage yang menyendiri ini lah yang pas menggambarkan suasana hati sang tokoh utama. Apalagi di pantainya ada ayunan yang tepat didirikan menghadap pantai. Cocok buat melamun bila suasana hati sedang galau.

Melangkah ke setting rumah berikutnya ada TEST PACK: YOU'RE MY BABY, film besutan Monty Tiwa yang dibintangi oleh Reza Rahadian dan juga Acha Septriasa. Keduanya berperan sebagai pasangan suami istri dengan kondisi finansial menengah ke atas. Oleh karenanya rumah mereka dalam film dirancang mewah dengan desainnya yang minimalis. Yang unik dari rumah tersebut adalah desainnya yang penuh dengan kaca serta sedikit tembok yang digunakan sebagai pembatas ruangan. Dengan begitu rumah yang bercat putih ini akan terlihat terang saat tertimpa cahaya matahari.

Gambar Rumah Minimalis - Desain yang demikian tanpa disadari ternyata berkaitan erat dengan penokohan kedua tokohnya, yakni Akang (Reza) dan Neng (Acha) yang saling terbuka satu sama lain. Mereka digambarkan saling terbuka dan mencurhatkan segala persoalan batin mereka tanpa ragu. Dengan kondisi keduanya sedang menanti momongan, keterbukaan dan dukungan satu dengan yang lain terasa dari hubungan keduanya. Saat Neng melamun, Akang langsung bisa melihatnya dari jauh, begitu pula sebaliknya. Itulah fungsinya rumah dengan sedikit tembok dan juga banyak jendela kaca ini. Rumah penuh kaca ini sangat pas menggambarkan hubungan kedua tokoh di dalamnya.

Setelah melihat dua setting rumah yang mewah di dua film tersebut. Saatnya blusukan ke kampung-kampung di sudut Jakarta. Film BERBAGI SUAMI lah yang memberikan kesempatan itu kepada penonton. Lewat salah satu segmennya yang bertokohkan Siti (Shanty), BERBAGI SUAMI memperlihatkan seperti apa rasanya berada di satu rumah kecil dengan satu suami, empat istri, dan tujuh anak kecil di dalamnya.

Bukan semata memilih rumah di kampung saja, namun Nia Dinata mengambil rumah yang benar-benar terikat dengan penokohannya. Di dalam rumah tersebut ada kamar tidur besar untuk kepala keluarga, yang memang sukanya meniduri istrinya. Pas bukan? Lalu ada kamar mandi terbuka yang digunakan para istri dan anak-anak untuk mencuci baju dan mandi. Di situ terlihat bahwa para istri saling terbuka satu sama lain dan saling menolong. Oleh karenanya ruang untuk melakukan kegiatan sehari-hari pun terbuka, alih-alih tertutup.

Lantas bagaimana nanti film SUPERNOVA akan menata interior rumahnya? Apakah hanya mengandalkan kemewahan saja, atau bersinergi dengan penokohan Ferre/Diva dalam filmnya? Semua itu akan terjawab saat melihat filmnya Desember nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.